Rabu, 19 Mei 2021

 Teruntuk seseorang yang belum pernah ku tatap matanya,  semoga kau bahagia dan selalu baik baik saja, semoga Tuhan selalu memastikan itu yaa..

Meskipun kau sedang tak memperdulikanku tapi dari sini aku masih selalu menunggu cerita-cerita seru tentang keseharianmu dengan caraku, sekali lagi maafkan aku yang tak tau malu. 

Yaa..   Memang kenyataanya aku hanya bisa berkata-kata saja, mungkin disaat sedihmu aku hanya bisa melontarkan doa, pundakku tak akan pernah sampai disana, dan aku masih tidak ada gunanya. 

Maafkan aku sudah merepotkanmu, sejak rasa ini telah ku lontarkan kepadamu, rasa ini terus tumbuh di iringi rasa kehilangan semakin kuat meskipun aku belum pernah memiliki.

Harusnya ku tak berharap lebih, tapi maaf aku telah menaruh harapan yang lebih dari besar tentangmu, bayanganmu telah membuatku nyaman.

Aku berjanji akan selalu menjaga suasana hatiku agar selalu seperti ini, walapun hari-hariku tanpa kabar darimu. Semoga suatu hari nanti bayangan rinduku ini sampai dalam mimpimu, ijinkan bayangku memelukmu dari jauh yaa,  jangan di usir,  pejamkan saja matamu dan bayangkan saja aku sedang memelukmu sekali saja dan berkata " terima kasih ya atas luka telah diciptakan oleh perasaanku sendiri".

Aku terlihat bodoh yaa,  jatuh terlalu dalam pada hati yg enggan untuk simpati.

Ini salahku sendiri kok, karena memang bagaimana orang bisa percaya sedangkan hadirku saja tidak pernah ada, 

aku menaruh harapan tapi usahaku tidak pernah kau rasakan, aku sangay egois ya memaksamu untuk peduli, menurutmh aneh buka, aku sendiri sulit mencerna apa rasaku ini, padahal sudah jelas-jelas ungkapan yang aku sampaikan ini salah,  tidak sepatutnya aku berharap lebih, kamu sudah memiliki jalan yg lebih jauh dari yg aku janjikan, dan pengabaianmu saat ini adalah kebenaran, racun dari egoku yang terlalu memaksamu luluh, aku sendiri tak tahu kapan hatiku ini sembuh.

Tolong bagi tau kabarmu walau hanya sekedar tanda seru (!)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar