Maafkan aku yang telah keliru untuk memaksakan egoku, sempat menjadi benalu dalam hubunganmu, memang tak selayaknya aku meyampaikan bualan" yang mengganggu yang tak seharusnya tertuju kepadamu, yaa... Mungkin karena rasaku yang selalu menggebu-gebu dan aku tak tau lagi cara meredam semua itu... Hehe.. Maap yaaa!!!
Kini aku menyadari dan sedikt belajar kok bagaimana cara menempatkan posisi, dan kembali untuk introspeksi diri lagi, darimu aku kembali mendapat arti bagaimana caraku bertindak kedepan supaya lebih berhati-hati :-)
Keseriusanku ke kamu masih sama kok, tapi mungkin caraku saja yang agak berbeda, dengan keadaan yg akan tetap baik-baik saja hehehe..
Yaa... Siapa tau suatu saat kompas hidupmu sudah berbeda, kau sudah tak lagi dengan siapa-siapa tolong berkenanlah menyapaku, agar aku tahu kapan harus kembali benar" memperjuangkan mu hehehe.. (Anjay berjuang wkwkwkw) tapi inget yaa aku gak memaksa untuk itu, semua bergantung kepadamu...
Dan seandainya jika kamu memang mau datang dan berkenan, aku masih di sini menanti dengan perasaan yang sama sembari mempersiapkan semuanya agar jauh lebih matang, aku gak berjanji yang kupersiapkan sesuai dengan apa yang kau harapkan tapi setidaknya usahaku akan kumaksimalkan.
Dan jika memang dirimu enggan untuk perduli atas semua ini, aku masih cukup berterima kasih kepadamu, karena setidaknya kau telah menjadi motivasi agar aku menjadi lebih baik untuk diriku sendiri.
Dan lagi, Kalo boleh sih hanya satu pinta ku!! Kan jalanmu masih panjang dan mungkin kedepan juga akan semakin banyak pilihan, jadi untuk saat ini jangan terlalu banyak hal yang harus di korbankan yaa, apalagi sesuatu yang mustahil di kembalikan hehehe (apa itu? harusnya kamu paham kan)
"Permata Lamunan"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar