Diary Anak Ladang
Sabtu, 11 Desember 2021
Rabu, 08 Desember 2021
Sabtu, 18 September 2021
Senin, 16 Agustus 2021
Sabtu, 14 Agustus 2021
Kamu yang terbaik di setiap sisi menurut versiku, tentangmu mengolah isi yang terkandung pada sosok dirimu membuatku kagum, caramu menempatkan posisi di khalayak umum, caramu merawat rasa kepercayaan di dalam hubungan juga sudah terbukti bertahun-tahun, itulah salah satu hal ketidak sengajaanmu yang membuatku begitu sangat mendambakan mu, tanpa sadar sosok menghayutkanku pada posisi dimana waktuku lebih banyak untuk berhalusinasi tentangmu, tapi sebetulnya bukan itu saja banyak juga alasan lucu yang ingin ku tanyakan kepadamu tapi setelah aku pikir" tak begitu menarik juga untuk membuatmu terhibur, sedikit gilaku tentangmu cukup hanyalah aku saja yang tau. Aku malu tau...
Untuk saat ini munkin aku mencoba memulai hanya mengamatimu tanpa memberitahu, tapi selalu menjadikanmu fokus titik temu pada setiap penglihatanku.
Yaa... Takdir Tuhan siapa yang tau sih, setinggi apapun kita berangan angan, sekuat apapun kita mengusahakan aku yakin semua keputusan sudah di gariskan tuhan, cukup kita berjalan di jalur masing sesuai jalur yang baik menurut diri sendiri tanpa menyalahi kodrat manusia saja cukup kok.
Kita lihat saja takdir siapa yang membawa pialamu ketika semua telah mencapai garis finish :-)
Dan tetep doa ku yang terbaik untuk semua hal yang baik-baik, termasuk untuk kamu dan pasanganmu saat ini :-)
Senin, 31 Mei 2021
Giman kabar hari ini?
Apakah semua yang kau usahakan sudah ada dalam peluka, atau masih ada lelah yang akhirnya berujung menyerah, gapapa kok kalau misalnya hari ini belom bisa, kan memang manusia gak semua sempurna toh hehehe...
Untuk pundak yang mungkin sudah lelah menahan beban yang datang tanpa perintah, juga untuk mata yang airnya sering jatuh begitu saja dan tubuh mungkin sudah sangat penat, alangkah baiknya kita duduk sebentar untuk kembali menata hari esok yang masih banyak untuk dikejar, jangan habiskan dirimu hanya sampai hari ini karena semua hal akan masih berlalu satu persatu, biarkan cucuran keringatmu yg tadi untuk mengering dulu baru nanti kita coba lagi yaa.. Oke. !!!!
Yuk mulai berubah, mencoba untuk bangga pada diri sendiri, dan lebih menghargai apa yg pernh kita capai, daripada larut pada jiwa yang yang terus berkabut :-) Tenang... Di bumi ini manusia akan berputar pada rodanya masing-masing kok, jangan terus memaksa untuk apa-apa yang belum tentu pantas untuk mu, jiwa seseorang itu indah dengan bajunya sendiri diri lho, coba lihat lagi dirimu yg pernah menari di atas luka-luka yang dulu, dan sejauh ini kamu tetep baik baik saja kan, hanya saja jalan kebahagiaan masih jauh di depan, dan tidak ada yang tau betapa indahnya berada di kebahagiaan lebih depan di banding orang orang hehehe...
Mungkin tuhan tau maumu cukup jadi seseorang yang layak di dengar, dan layak dicinta sederhana saja kok, tapi mungkin tuhan menginkan usaha yang lebih lagi darimu, dan gapapa kalo misalnya hari ini kita masih gagal, cukup berterima kasih saja pada setiap luka, yaaa seperti guratam-guratam senja yang hanya sekilas menyapa pada semesta saja, semoga saja setelah hari ini akan ada sinar yang mengarah menyorot ke matamu agar hatimu terang dan rindang dan menjadi tempat tinggal seseorang yang benar-benar ingin datang dan menetap bukan sekedar menyapa. (amiiinn)
Semangat yaaa,,,, jangan lelah untuk terus mencoba, pada dasarnya percobaan adalalah sebuah harapan yang dimana harapan itu bisa terbang dan kadang juga sering patah, tergantung bagaimana kamu menumbuhkan dan merawatnya saja, kalau terlalu keras ya patah, kalau terlalu lembut nanti malah jadi manja, yaaa,,, sesederhana usaha manusia pad norma dan kodratnya saja.
Dan untuk sekarang tidak perlu pura-pura sedih atau bahagia, kalo memang menghilang bisa membuat aman, yaudah pergisaja, tidak usah memaksa apa-apa yang tidak semestinya, ingat kata " kingbof panda" bersyukur dan selalu bersuka ria pada setiap suasana dan bahagia pada setiap cuaca dalah kuncinya yaa, lantas kenapa saat ini gak bisa ? Apakah semesta terlalu mengekang saat ini, atau masalah-masalah yang datang berhasil merebut jiwamu yang pernah tenang, embb.... Plisss jangan risau lagi bukanlah seseorang hanya butuh makan ketika ia lapar, dan butuh minum ketika ia haus, sesederhana itu saja sebenarnya tapi kenapa harus repot ? Bukankah saat makan saja tidk perlu ada yang mengingatkan, tolong ingat yaaa, setiap gerakmu tidak butuh perintah untuk melakukan sesuatu hal yang sudah kodratnya, ayo coba sedikit makna'i setiap udara yang kita hembus akan menjadi lebih indah dan menjadikan kita lebih tau cara untuk memeluk semesta, Tuhan sudah memeberikanmu waktu 24 jam untuk bernafas dan untuk sekedar 5 menit berterima kasih saja kadang kau lupa !! Bukankah mnusia kadarnya hanya meminta? Dan setiap jalan yang sudh terbentuk itu adalah hasil karya ciptaan Tuhan yang paling sempurna, dari kisah rumit yang kadang menyengsarakan dari perihal rumah yg kadang tak seharmonis yang lainya sampai kisah kasih yang masih belom jelas titik bahagianya, kita tidak pernh tau apa apa yang akan menyambut di depan sana, meski samar" kuwajiban kita hanya berusaha, kalo gak bisa berlari gapapa kok sambil jalan pelan", asalkan jangan berhenti, siapa tau sebentar lagi nyampe hehehe... Gagal itu kisah, dan usaha itu goresan-goresan luka yang sedikit mewarnai sebuah kisah karena cerita tidak akan indah tanpa jatuh, patah, menunggu, hilang, dan bahkan lebam, semoga cerita ini berakhir menyenangkan yaa...
Amiiinnnn :-)
Kamis, 27 Mei 2021
Aku yakin akan datang saatnya dimana kau akan melihat tanpa aku tunjukkan, menerima tanpa ku memberikan dan merasakan tanpa aku sampaikan, dimana saat itu aku telah selesai dengan diriku sendiri dan membawa harapan yang telah tergadai pada sosok dirimu.
Dan semoga saat itu juga madu'mu masih ada dan bersedia untuk menjadi penawar racun" rinduku yang sudah lama membelenggu, serta menjadikan obat dari segala candu untuk hariku yang akan berlalu bersamamu.
Kamu tunggu saja yaa waktu itu hehehe...
Jangan tanya kapan? Karna aku disini masih sangat mengusahakan, perlahan membangun jalan untuk garis finish yang sesuai kau harapkan hehehe...
Pleaseee ... jangan ragukan keseriusanku, karena kompas hidupku kali ini tak akan berbalik arah kepada siapapun kecuali kamu, menjadikanmu kutub dari berbagai penjuru harapan dan mimpiku, pokoknya tujuanku ku satu!!! Kamu.. Kamu.. Dan... Kamu..
Love You Permata Lamunan Ku
Jumat, 21 Mei 2021
Akhirnya aku benar-benar mengerti perihal jatuh tanpa sebab, dan berusaha bangun tanpa semangat, banyak angan-angan yang akhirnya harus kurelakan satu persatu kepergiannya sampai benar-benar mengerti bahwa bahagia bukan hanya soal bersama, sempat angan ku ingin mebawamu terbang barsama mimpi"ku tetapi tetap saja harus berakhir mendarat pada tumpuan luka karya yang pembuatnya adalah kamu. Memang aku sudah meraskan kepergian seseorang dari berbagai macam cara dan hampir semua sudah saya lewati, sampai kadang perihpun kurasa tawar dan sakit ku rasa hambar, tapi kenapa ini beda dari yang aku rasa sebelumnya, aneh!!!
Sekarang aku mencoba apa adanya saja, harapanku untukmu sudah mulai kukurangi, dan memang untuk saat ini kamu belum layak untuk dijadikan tempat untuk menaruh harapan, karena besar kemungkinan hatiku akan kembali terpatah kan, Yaa... Semoga saja suatu hari nanti apa yang di kata Banda Naira itu benar "yang patah akan tumbuh, dan yang hilang akan terganti", dan saya sedang menikmati fase bertumbuh dan berganti itu. Aku hanya menunggu apakah patah hatiku ini benar-benar mematikan lalu hilangnya benar-benar tanpa sisa, jika benar maka aku akan seperti gelas kosong disudut meja yang tak hnya menunggu pecahnya saja, namun menunggu untuk segera terisi dengan rasa" baru yg semoga lebih lezat untuk ku nikmati, sudahlah... Akan terasa percuma memberi ruang untuk orang yang tak pernah punya niat untuk mengisi.
Aku memulai untuk tak memberi sapaan selamat pagi lagi untukmu, aku sudah lelah perihal itu dari pengalamku yng dulu-dulu, puluhan selamat pagi hanya akan berakhir dengan selamat tinggal dan puluhan selamat tidur, sekarang sering hanya berakhir terima kasih, ah sudahlah...
Dan di balik itu mungkin juga hadirku tidak pernah kau dihargai bukan, kau hanya sekedar sungkan untuk membalas sapaan dari seorang teman, tapi rasaku saja yang terllu memaknai responmu secara berlebihan, aku terlalu memaksakan keseriusan dari sekedaar candaan Hemhhmm.. Dan kembali salahku bukan heheheheh :D
dari sini aku paham kok batas aku dan kamu hanya sekedar TEMAN !!!
ciyeee... TEMAN wkwkwkwkwk
Kamis, 20 Mei 2021
Teruntuk diriku sendiri, bagaimana perjalananmu hari ini, gapapa kok kalo memang sedang tidak baik-baik saja, kita masih manusia dan manusia masih punya hak untuk menyampaikan itu semua hehehehe..
Duniaku, tolong jangan tampar aku lagi dengan kenyataan yg lebih buruk, aku hanya butuh satu hari saja untuk setidaknya mendengar kabar baik, contohnya apa yang sedang aku usahakan ini akhirnya terwujud, aku butuh itu !!!
sudah lama ini aku bingung, sebenarnya apa sih yg aku kejar, kukira perjalananku akan dekat namun ternyata jauh, mimpi ku masih sangat jauh sekali, jangan membahagiakan orang terdekatku, membahagiakan diri sendiri pun aku tidak tau, bahkan kawan kawanku banyak yang hilang, mereka pergi, ada yg diambil cinta, ada juga yang di ambil cita-cita, dan pada akhirnya saat ini kita hidup sendiri-sendiri, semua hanya berlalu lalang, datang pergi dan pulang sudah jadi kebiasaan, sampai disini aku paham tentang kemana aku harus berjalan, tentang kapan aku harus berhenti berjuang dan keduanya saling bertabrakan di kepalaku, bahkan sering kali aku sesak di buatnya, terlalu banyak harapan di pundak ku, sedang kan jalanku sudah tidak tegak lagi, jika sering merintih, aku gak pernah sadah ternyata aku sudah terlalu lama menekan diriku sendiri untuk memenuhi ekspektasi orang lain yg sebenarnya aku ragaku menolak untuk hal itu tapi jiwaku memaksa untuk bilang tidak, itulah sebabnya badanku lemah di banding realita yg terlalu payah, jadi wajar mataku sering mendadak basah. Dan mulai saat ini aku mencoba membiarkan semua mengalir apa adanya, aku juga butuh rehat, tidak setiap hari aku harus terlihat kuat, biarlah cukup kutaruh saja semuanya pada khayalan mimpi yang akan terbang bersama tingginya angan angan, dan aku izin terbaring lemah untuk malam ini yaa, semoga semesta mengaturnya sesuai rencana.
Amiiiinnn :-)
Rabu, 19 Mei 2021
Teruntuk seseorang yang belum pernah ku tatap matanya, semoga kau bahagia dan selalu baik baik saja, semoga Tuhan selalu memastikan itu yaa..
Meskipun kau sedang tak memperdulikanku tapi dari sini aku masih selalu menunggu cerita-cerita seru tentang keseharianmu dengan caraku, sekali lagi maafkan aku yang tak tau malu.
Yaa.. Memang kenyataanya aku hanya bisa berkata-kata saja, mungkin disaat sedihmu aku hanya bisa melontarkan doa, pundakku tak akan pernah sampai disana, dan aku masih tidak ada gunanya.
Maafkan aku sudah merepotkanmu, sejak rasa ini telah ku lontarkan kepadamu, rasa ini terus tumbuh di iringi rasa kehilangan semakin kuat meskipun aku belum pernah memiliki.
Harusnya ku tak berharap lebih, tapi maaf aku telah menaruh harapan yang lebih dari besar tentangmu, bayanganmu telah membuatku nyaman.
Aku berjanji akan selalu menjaga suasana hatiku agar selalu seperti ini, walapun hari-hariku tanpa kabar darimu. Semoga suatu hari nanti bayangan rinduku ini sampai dalam mimpimu, ijinkan bayangku memelukmu dari jauh yaa, jangan di usir, pejamkan saja matamu dan bayangkan saja aku sedang memelukmu sekali saja dan berkata " terima kasih ya atas luka telah diciptakan oleh perasaanku sendiri".
Aku terlihat bodoh yaa, jatuh terlalu dalam pada hati yg enggan untuk simpati.
Ini salahku sendiri kok, karena memang bagaimana orang bisa percaya sedangkan hadirku saja tidak pernah ada,
aku menaruh harapan tapi usahaku tidak pernah kau rasakan, aku sangay egois ya memaksamu untuk peduli, menurutmh aneh buka, aku sendiri sulit mencerna apa rasaku ini, padahal sudah jelas-jelas ungkapan yang aku sampaikan ini salah, tidak sepatutnya aku berharap lebih, kamu sudah memiliki jalan yg lebih jauh dari yg aku janjikan, dan pengabaianmu saat ini adalah kebenaran, racun dari egoku yang terlalu memaksamu luluh, aku sendiri tak tahu kapan hatiku ini sembuh.